Tips Memotret Anak Anak

6 Tips Memotret Anak-Anak : Butuh Kesabaran dan Ketekunan

26 views

Foto anak-anak adalah sesuatu yang penting bagi banyak orang, termasuk saya. Di dalamnya bukan hanya terdapat gambar, tetapi disana ada memory tentang masa kecil dan masa-masa bahagia kita sebagai orangtua. Itulah mengapa banyak orangtua sangat menyukai kegiatan memotret anak-anak dimanapun.

Sesuatu yang manusiawi.

Sayangnya, banyak orangtua merasa sedih bin bete ketika melihat hasil jepretan kamera mereka. Banyak dari mereka yang tidak menemukan apa yang diinginkan dari foto-foto yang mereka buat. Padahal seringkali anak-anak tersebut sudah didandani sedemikian rupa agar tampil “istimewa” dan bisa menghadirkan kenangan indah, tetapi kenyataannya hasil yang didapat hanya “begitu” saja.

Apa yang salah?

Tidak ada yang salah. Sebuah foto anak-anak seberapapun “biasa”-nya tetaplah “istimewa”. Ada ikatan tak terlihat berupa kenangan yang tetap akan membangkitkan kenangan indah. Cuma, sebenarnya hal itu bisa lebih dibuat mendalam jika kita mengetahui sedikit tentang cara atau tips memotret anak-anak, terutama yang berusia di bawah 10 tahun.

Tidak susah. Hanya butuh kesabaran dan ketekunan saja.

Coba saja lakukan beberapa hal di bawah ini.

6 Tips Memotret Anak-Anak

Tips Memotret Anak Anak 2

1) Jangan Terlalu Mengatur, Biarkan Mereka Spontan

Apa yang kita sukai dari melihat anak-anak? Kegembiraan, keceriaan, kebahagiaan, dan kebebasan yang terpancar dari wajah mereka, bukan begitu? Jadi, kita harus mengusahakan bahwa hal-hal tersebut tercermin di wajah dan sikap mereka.

Sayangnya, terkadang orangtua itu “sok tahu”. Mereka berpikir bahwa yang terbaik adalah mengikuti cara “orangtua” termasuk dalam menghasilkan sesuatu yang “indah” dan “enak dilihat”. Anak diberikan dandanan macam-macam dan diminta berpose sesuai kemauan orangtua, bukan karena kehendak dan kemauan mereka.

Hal itu sering membuat anak-anak tidak bisa lepas, bebas, dan ceria pada saat dipotret.

Cobalah lihat foto di bawah ini dan foto di atas. Subyek fotonya sama. Mana yang lebih enak dilihat dan memberikan kesan tersendiri.

Tips Memotret Anak Anak 5

Jelas bukan jawabannya, foto yang sebelum ini jauh lebih menarik. Alasannya karena pose foto terakhir adalah pose “paksaan” sedangkan foto sebelumnya ia melakukan sesuatu yang dikehendakinya.

Biarkan mereka spontan dan apa adanya. Bukankah itu yang membuat kita menyukai dan ingin memotret anak-anak, bukan begitu?

2) Sabar, Sabar, dan Tekun

Anak-anak lebih “gesit” alias bergerak sangat banyak. Cepat.

Sulit untuk menangkap momen ketika kamera tidak berada dalam kondisi siap siaga dan terarah. Jika dilakukan, pasti akan banyak momen menarik yang terbuang.

Memotret anak-anak butuh kesabaran dan pemotret harus antisipatif dalam hal ini. Biarkan kamera tetap standby dan terarah pada sasaran dan tunggulah momen atau adegan yang dianggap menarik.

Jangan sampai adegan lucu, spontan terlewat hanya karena kekurangsabaran kita.

3) Sejajarkan Posisi Kamera Dengan Mata

Hampir pasti, kita para orangtua bertubuh lebih tinggi dari anak-anak berusia 10 tahun. Jadi, kalau kita memotret sambil berdiri, tubuh mereka yang kecil akan menjadi semakin kecil dan pendek saja difoto.

Ingat tentang sudut pengambilan gambar dimana memotret dari sudut yang “tinggi” akan cenderung menghasilkan subyek yang terlihat lebih kecil daripada sebenarnya.

Jadi, jangan ragu untuk jongkok atau bahkan tiarap jika perlu. Anda mungkin akan kotor, tetapi, hal itu akan terbayar dengan foto anak-anak yang menarik. Dan, yang pasti, sang anak, si subyek foto akan terlihat “normal” dan proporsional.

Tips Memotret Anak Anak 4

4) Jaga Jarak

Kamera dengan lensa zoom akan memberikan keuntungan tersendiri saat memotret anak-anak. Keuntungan itu adalah berupa JARAK.

Dunia anak-anak berbeda dengan dunia orang dewasa. Mereka memiliki dunianya sendiri dan sayangnya sering tidak memasukkan orangtua atau orang dewasa di dalamnya.

Kehadiran orang dewasa atau orangtua bisa menjadi gangguan bagi mereka dan bisa menghilangkan unsur spontanitas yang merupakan kunci utama dari foto anak-anak yang menarik.

Oleh karena itu, sebuah lensa zoom akan memberi keuntungan. Kita bisa memperhatikan dan memotret tanpa mengganggu aktifitas apapun yang dilakukan sang anak.

Kalau tidak ada, bukan sebuah masalah, walau agak lebih sulit. Cobalah bertindak wajar dan perlahan agar target bidikan tidak terganggu dan tidak menyadari kalau dirinya akan dipotret.

5) Pergunakan Alat Bantu : Permainan

Alat bantu apa?

Anak-anak gemar bermain dan menggunakan alat permainan. Dimanapun sama saja, anak-anak tetap anak-anak dan mereka menyukai sesuatu yang baru atau yang mereka sukai.

Jika seorang subyek menyukai boneka, berikan boneka. Kalau memang tersedia, berikan apapun yang bisa dipergunakannya untuk bermain. Berpikirlah kreatif untuk menemukan alat bantu yang bisa menghadirkan keceriaan dan kegembiraan pada wajah mereka.

Dengan begitu, mereka akan sibuk menikmati suasana dan memberikan ekspresi wajah dan momen yang diharapkan.

6) Jangan Malas Bergerak

Malas pangkal kebodohan. Dalam fotografi, malas juga pangkal ketidakberhasilan menghasilkan foto yang menarik.

Bagaimanapun, anak-anak akan bergerak dan bergerak terus. Kecuali mereka sedang tidur, rasanya seperti tidak berhenti mereka bergerak.

Lalu bagaimana bisa membuat foto anak-anak yang bagus kalau kita malas bergerak? Tidak akan bisa. Mau tidak mau untuk membuat foto anak-anak yang menarik, kita harus mengimbanginya dan terkadang harus mengikuti kemanapun mereka bergerak.

Dengan begitu semakin banyak peluang untuk menangkap momen dan sambil tetap menjaga unsur spontanitas dari sang subyek, si anak.

Capek? Ya pastilah. Tetapi, semua itu akan terbayar ketika melihat hasilnya.

membuat foto anak-anak

Bukan sebuah hal yang sulit. Tidak perlu juga kostum atau pakaian mahal untuk menghasilkan foto anak-anak yang bagus.

Yang diperlukan adalah banyak kesabaran, ketekunan, dan berpikir kreatif.

Cobalah menjadi “anak-anak” sekejap dan nikmati apa yang sedang dilakukan, biasanya hal itu akan sangat membantu dalam memotret anak-anak. Jika kita bisa menganggap berburu foto anak-anak sebagai sesuatu yang menyenangkan, maka rasanya tidak akan capek untuk mengikuti mereka dan mencoba mencari momen yang tepat.

Memang, mungkin hasil akhir, kaki akan pegal-pegal, tetapi jika boleh memilih, saya pilih pegal-pegal dan memanggil tukang pijit daripada tidak menghasilkan foto yang bagus.

Suatu waktu foto-foto itu akan lebih mahal dan bermakna dibandingkan ongkos tukang pijit yang keluar.

Gallery for 6 Tips Memotret Anak-Anak : Butuh Kesabaran dan Ketekunan