APA FUNGSI TRIPOD APA PERLUNYA MENGGUNAKAN TRIPOD. 2

Apa Fungsi Tripod? Mengapa dan Kapan Harus Menggunakan Tripod?

314 views

Untuk apa menggunakan tripod? Apa fungsi tripod dan keuntungan menakainya? Mengapa harus mau berat-berat membawa kesana kemari saat memotret?

Bukankah lebih enak dan luwes tanpa membawanya? Apalagi saat sedang traveling tripod itu menambah beban.

Upss. Panjang banget pertanyaannya, tetapi kalau mau jujur, rasanya pertanyaan-pertanyaan itu pernah hadir di benak saat melihat seseorang menenteng atau memanggul sebuah tas kecil berisi sebuah tongkat berkaki tiga lipat.

Bukan sesuatu yang salah juga kalau berpikir demikian, kenyataannya, meski sebuah tripod modern di zaman sekarang terbuat dari bahan karbon yang ringan, tetap saja butuh ruang dan tenaga untuk membawanya. Dalam situasi normal dan pemotretan di lokasi tertentu, tidak terlalu menjadi masalah, tetapi bagi mereka yang gemar hiking dan memotret alam, tentunya beban dan ruang yang terpakai menghadirkan masalah tersendiri.

Coba saja sendiri menenteng tas kecil berisi tripod saat mendaki gunung atau menyeberang sungai, atau bahkan saat harus naik bus atau kereta.

Pastinya, paling sedikit ada tambahan kerepotan.

Jadi, mengapa harus menggunakan tripod kalau menimbulkan kerepotan?

Mengapa Harus Menggunakan Tripod Saat Memotret ?

APA FUNGSI TRIPOD APA PERLUNYA MENGGUNAKAN TRIPOD

Hanya ada satu mengapa dan itu merupakan fakta yang tidak terbantahkan, yaitu tangan kita, manusia  sebenarnya tidak sekuat dan sestabil yang dikira. Terutama, jika ada beban tambahan, seperti kamera, maka sulit sekali mempertahankannya agar bisa benar-benar diam tak bergerak.

Selalu saja ada saat dimana tangan terpaksa atau tak sengaja bergerak di luar kemauan.

Apalagi jika hal itu harus dilakukan dalam waktu yang tidak singkat. Tangan akan semakin sering bergerak tidak terkontrol dan juga gerakannya menjadi lebih terasa.

Masalah utamanya adalah sebuah kamera sangat sensitif pada gerakan-gerakan seperti itu. Sekecil apapun gerakan yang terjadi, maka hasilnya akan terekam pada hasil foto yang didapat, seperti blur atau kabur yang tidak diharapkan.

Sayangnya, banyak kondisi akan ditemui dimana kebutuhan akan dudukan yang stabil dalam pemotretan sering hadir . Situasi seperti ini sulit untuk bisa diprediksi karena tergantung pada situasi dan kondisi di lapangan serta ide dari si pemotret sendiri.

Itulah mengapa banyak fotografer merelakan membawa tripod kemana-mana karena mereka mengantisipasi berbagai situasi yang tak terduga saat pemotretan. Mereka sadar adakalanya tangan tidak bisa memberikan kestabilan yang diperlukan dalam kondisi tertentu.

Situasi dan Kondisi Seperti Apa Yang Memerlukan Fungsi Tripod?

Ada banyak.

Tidak bisa ditentukan secara pasti karena terlalu banyak faktor yang mempengaruhi, seperti jenis genre, ide dan kreatifitas fotografer, kondisi lapangan, kebiasaan sang fotografer, dan banyak hal lain.

Situasi dan kondisi yang sama di lapangan sering direspon secara berbeda oleh para fotografer.

Seperti contoh ketika hendak memotret pemandangan, fotografer A memilih tidak memakai tripod tetapi meningkatkan ISO yang dipakai sehingga hanya perlu kecepatan shutter yang tinggi saja, tetapi fotografer B segera memasang dan mengeluarkan si penopang berkaki tiga karena ia merasa ISO tinggi akan menghasilkan noise yang banyak.

Meskipun demikian, biasanya tripod digunakan dalam situasi dan kondisi pemotretan seperti ini :

1) Minim Cahaya

Memotret di saat malam hari adalah sesuatu yang sering memusingkan karena ketersediaan cahaya alami sangat kurang. Pilihannya, menaikkan ISO atau memakai Flash (Lampu Kilat). Sayangnya ISO tinggi sering menimbulkan noise atau bintik-bintik hitam kecil dan flash terkadang mengundang perhatian.

Hasilnya sering fotografer harus memakai shutter speed selamban mungkin dan ini masalahnya. Shutter speed yang rendah akan membuat kamera rawan terpengaruh gerakan tangan. Semakin rendah, semakin sulit menghasilkan gambar yang tajam karena semakin lama goyangan tangan mempengaruhi kamera.

Dalam situasi begini, yang terbaik adalah memotret dengan dudukan yang kokoh dan stabil. Disinilah tripod berperan karena benda ini akan memberikan kestabilan pada kamera. Tidak ada goyangan atau gerakan bahkan dengan shutter speed 30 detik sekalipun.

APA FUNGSI TRIPOD APA PERLUNYA MENGGUNAKAN TRIPOD. 3

2) Long Exposure

Teknik long exposure dalam fotografi sudah pasti akan memerlukan dudukan yang stabil. Kata long berarti “lama” dan “panjang”. Hal ini berkaitan dimana sensor kamera harus dibuka dalam rentang waktu yang cukup lama dan tidak jarang mencapai angka maksium shutter speed yang tersedia di kamera.

Tentunya tidak mungkin memegang kamera selama itu tanpa ada gerakan sama sekali. Sudah pasti tangan akan bergoyang dan bergerak. Oleh karena itu tidak mungkin dilakukan tanpa menggunakan tripod.

apa fungsi tripod dan mengapa harus memakai tripod

3) Membuat Foto HDR (High Dynamic Range)

Untuk menghasilkan sebuah foto HDR, fotografer harus memotret beberapa kali sebuah obyek di titik yang sama pada saat yang berbeda dan dengan settingan kamera yang mungkin berbeda juga. Ini perlu dilakukan karena foto-foto itu akan digabungkan dengan menggunakan software seperti Adobe Lighroom.

Tentunya, tidak mungkin bisa memotret pada titik yang sama mengandalkan tangan. Perlu sebuah dudukan yang stabil selama waktu yang diinginkan tanpa merubah posisi arah lensa.

4) Astrofotografi

Banyak yang gemar mengabadikan bintang-bintang, terutama di saat malam (kalau siang tidak kelihatan).

Tentunya kondisi jelas memerlukan fungsi kamera sebagai dudukan yang stabil karena minim cahaya dan sulit menangkap pergerakan bintang dalam waktu yang singkat.

Mau tidak mau. Harus bahkan. Tripod harus digunakan.

5) Menggunakan Telezoom Ukuran Besar

Memotret dengan lensa kit 18-55 mm sih bukan sebuah masalah. Lensanya ringan dan tangan masih bisa stabil tak bergerak selama satu detik. Tetapi, cobalah memotret dengan lensa 1000 mm seperti yang banyak dipergunakan para jurnalis olahraga atau fotografer satwa liar.

Dapatkah membuatnya stabil tak bergerak selama itu?

Tidak mungkin. Berat lensanya akan membuat sulit tangan tak bergerak. Disitulah tripod harus berperan sebagai penopang dan bahkan harus ditambahkan dengan penopang lensa agar bisa tetap stabil dan terarah.

6) Memotret Diri Sendiri

Selfie? Cuma bagian wajah saja. Meminta orang lain untuk mengambil gambar? Iya kalau ada, kalau tidak? Belum lagi biasanya mereka tidak tahu cara memotret dan hasilnya lebih sering mengecewakan.

Yang terbaik adalah memanfaatkan timer sehingga kita bisa mengatur komposisi dan latar belakang yang dikehendaki. Kemudian kita berlari ke posisi yang diinginkan.

Yang memegang kamera? Ya si tripod.

7) Saat Perlu Tangan Bebas

Pernah bertanya mengapa di banyak studio selalu terpasang tripod? Padahal obyek yang akan dipotret bersifat statis.

Kalau diperhatikan, di dalam studio, seorang fotografer bukan hanya harus memotret, tetapi ia juga harus mengatur “lighting” pencahayaan. Ada saat dimana ketika di layar LCD terlihat cahaya terlalu gelap atau terang, ia harus mengatur lighting.

Dan, itu tidak bisa dilakukan dengan memegang kamera. Jika posisi kameranya berubah, maka pencahayaan besar kemungkinan akan berubah juga.

Keuntungan Membawa Tripod

Memang merepotkan.

Tetapi, ada kompensasi dari semua kerepotan itu.  Ada keuntungan membawa tripod.

  1. Siap memotret dalam segala kondisi
  2. Bisa menjadi lebih kreatif, mau short atau long exposure bukan sebuah masalah
  3. Memiliki kesempatan mengatur komposisi lebih banyak

Yang satu lagi, entah terasa atau tidak, orang akan menganggap kita fotografer serius saat tripod terpasang. Mereka cenderung menghindar dari jalur pemotretan dan sepertinya memberi ruang lebih kepada fotografer.

Dan, mungkin itu semua adalah bayaran dari beban tambahan yang dibawa. Repot, tetapi pada saat tertentu, kita membutuhkan fungsi tripod dan harus mau berkorban untuk membawanya.

NO PAIN NO GAIN.

Gallery for Apa Fungsi Tripod? Mengapa dan Kapan Harus Menggunakan Tripod?

Gravatar Image
Seorang blogger seorang pecinta fotografi, seorang ayah, seorang anak, seorang suami seorang tetangga.. Cuma orang biasa yang gemar melihat dunia dari viewfinder kameranya