Memotret Istri Sendiri Sebagai Model

Berapa Kali Anda Memotret Istri Sendiri (Bukan Istri Tetangga)

103 views

Lebih sering mana Anda memotret model atau memotret istri sendiri?

Pertanyaan bodoh sepertinya. Bukan begitu? Tetapi, beberapa waktu yang lalu saya tertegun juga ketika membaca blog milik seorang fotografer jalanan yang namanya cukup kondang di dunia, Eric Kim pada blognya. Disana terlihat ia mendedikasikan sebuah proyek bernama Cindy Project alias Proyek Cindy untuk seseorang.

Seseorang itu adalah istrinya, Cindy.

Apakah Cindy begitu cantik dan molek sehingga dijadikan target bagi jepretan kamera? Tidak juga. Dibandingkan para model yang kerap digunakan, wanita ini termasuk kategori biasa saja. Khas wanita asia (meski dilahirkan di Amerika Serikat).

Lagi pula, Eric Kim, yang berdarah Korea juga, tidak memfokuskan kameranya untuk mengeksploitasi kecantikan, kemolekan tubuh seorang wanita untuk foto-fotonya. Jauh sekali dari kesan itu. Silakan lihat sendiri.

cindy kim
Cindy Kim – Kredit Eric Kim (Cindy Project)

Apa adanya, bukan begitu? Tidak ada bikini atau pakaian sexy. Cindy Kim dipotret kamera dalam kehidupannya sehari-hari dan tanpa mencoba membuatnya tampak bagus dan sempurna.

Memang, cara memotret Eric Kim seperti ini berdasarkan pada genre fotografi yang diambilnya, yaitu Street Photography atau fotografi jalanan dimana obyek difoto apa adanya.

Tetapi, ternyata hasil-hasil karyanya justru sangat menarik dan menggugah emosi yang melihatnya. Tidak heran ia termasuk salah satu fotografer yang sering didatangkan untuk mengajar di berbagai seminar fotografi di mancanegara . Entah sudah berapa negara didatanginya untuk mengajarkan teknik memotret ala fotografer jalanan.

Tulisannya dalam blognya memang membuat saya terpikir.

Memang, saya masih lebih banyak memotret istri sendiri, karena bisa dikata tidak pernah memotret model tetapi, saya banyak sekali memotret orang-orang tak dikenal di jalanan.

Sayangnya, kebanyakan foto dengan istri sebagai modelnya hanya tersimpan dan tidak dipamerkan. Alasannya karena foto-foto itu, selain sesuatu yang pribadi, juga karena terkesan biasa saja.

Ada pemikiran bahwa untuk apa diperlihatkan karena sang istri, yang sudah menemani selama 16 tahun ini tidaklah bertubuh sempurna (apalagi pada usia yang 45 tahun). Tentunya, bukanlah model dan hanya seorang ibu rumah tangga biasa saja.

Jelas tidak akan membuat yang melihat foto ini akan berduyun-duyun memberikan “Like”.

Pemikiran yang saya sesali.

Lebih baik memotret istri daripada memotret model

Saya melupakan dua hal penting dalam fotografi.

Seorang pemotret harus bisa mencurahkan dan menterjemahkan emosinya pada foto-foto hasil karyanya. Rasa sayang atau cinta adalah bentuk emosi sang Eric Kim terhadap si obyek Cindy.

Hal itu menjadikan foto-foto dari seorang wanita biasa menjadi sangat menarik dan menggugah mata. Emosi sang pemotret tertuang dengan baik dalam foto-fotonya.

Seorang pemotret harus bisa menemukan keindahan dari obyeknya. Memang banyak orang senang memotret model karena biasanya yang menjadi model berusia muda, cantik, berbadan bagus, dan pastinya akan membuat mata banyak orang melirik. Kemudahan itu disediakan.

Tetapi, bukankah ada keindahan dalam segala sesuatu di dunia. Benda-benda yang terlihat biasa saja terbukti bisa menjadi sebuah foto yang menggugah dan membuat orang terpana. Yang dibutuhkan adalah kreatifitas dan imajinasi dari pemegang kameranya.

Saya rasa itulah mengapa Cindy Project sangat mengesankan sekali, bagi saya dan banyak orang (buktinya seminar yang diadakan si pemotret tidak pernah tidak penuh dihadiri mereka yang mau belajar).

Memotret Istri 3

Istri saya orang biasa saja. Hanya, sama seperti Cindy bagi Eric Kim, istri saya juga bermakna demikian.

Banyak keindahan dalam dirinya yang membuat saya memilihnya sebagai pendamping hidup. Kami sudah bersama sejak tahun 2001, 16 tahun dan menemukan banyak kebahagiaan disana.

Tentunya, sama seperti kebanyakan wanita seusianya , ia juga ribut soal tubuh yang semakin membengkak dan melebar. Berulangkali sudah saya katakan bahwa itu bukanlah sebuah masalah, tetapi berulangkali pula ia mengatakan kekesalannya karena angka di timbangan tidak mau turun-turun.

Nah, tantangan tersendiri sebagai penggemar fotografi untuk coba menampilkan sisi keindahan orang yang saya sayangi ini dalam bentuk foto. Keinginan untuk merefleksikan apa yang saya lihat dalam dirinya dalam bentuk digital.

Memotret Istri 7

Mungkin masih tidak akan memukau banyak orang karena banyak hal, tetapi rasanya itu akan membantu memperlihatkan kepadanya bahwa ia tidak kalah “cantik” dri model (paling tidak menurut saya) dan mudah-mudahan bisa membuatnya berhenti mempermasalahkan berat badannya.

Oleh karena itulah, saya merencanakan untuk membuat proyek yang sama dengan Eric Kim, yaitu proyek foto untuk menjadikan istri sendiri dan bukan istri tetangga sebagai model. Siapa tahu bisa menceritakan pada dunia bahwa ada banyak keindahan pada diri seorang istri yang sama layaknya ditampilkan kepada publik seperti banyak orang lakukan terhadap model.

 

Gallery for Berapa Kali Anda Memotret Istri Sendiri (Bukan Istri Tetangga)

Gravatar Image
Seorang blogger seorang pecinta fotografi, seorang ayah, seorang anak, seorang suami seorang tetangga.. Cuma orang biasa yang gemar melihat dunia dari viewfinder kameranya