Pengertian Optical Zoom dan Digital Zoom

Pengertian Optical Zoom dan Digital Zoom : Jangan Tertipu!

1,344 views

Zoom pada kamera digital di zaman ini adalah sebuah perlengkapan standar yang selalu menjadi salah satu pertimbangan bagi siapapun yang hendak membeli kamera. Sayangnya, tidak semua menyadari bahwa sebenarnya ada dua jenis zoom yang berbeda, yaitu optical zoom dan digital zoom.

Masyarakat awam sering hanya terfokus pada kata “zoom”-nya saja dan tidak menyadari bahwa hal itu bisa menyebabkan hasil foto yang kurang maksimal.

Apalagi, sayangnya, banyak penjual kamera yang tidak memberi penjelasan secara lengkap tentang perbedaan kedua jenis zoom tadi. Mereka biasanya hanya menyebutkan angka zoom 10x, 20x, 30x saja untuk menarik pembeli.

Memahami sedikit tentang pengertian zoom dan dua jenisnya dapat membantu untuk menghindari rasa kecewa. Tentunya juga, mengetahui apa perbedaan optical zoom dan digital zoom pada akhirnya bisa membantu menghasilkan foto yang baik.

Pengertian Zoom

Apa itu Zoom? Kalau didefinisikan, zoom adalah pergerakan pada lensa yang mendekati atau menjauhi obyek yang dilakukan secara optik dengan memanjangkan atau memendekkan focal lensa. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sudut pandang lebar atau sempit.

Bagi masyarakat awam, zoom adalah fitur pada kamera yang dipergunakan untuk memperbesar atau memperkecil sebuah obyek.

Dengan fitur ini, si pemegang kamera bisa seperti berada lebih dekat (memperbesar) atau lebih jauh dari obyek (Memperkecil) dengan hanya menggerakkan lensa tanpa harus melakukan kegiatan secara fisik, seperti berjalan mendekat atau menjauh.

Dua istilah yang terkait dengan ini adalah Zoom Out yang berarti memperkecil dan Zoom In yang artinya memperbesar.

Jenis Zoom : Optical Zoom dan Digital Zoom

Pernah melihat spesifikasi kamera yang menawarkan zoom hingga 50X? Berhati-hati lah. Ada baiknya memahami dulu dua istilah ini sebelum menjatuhkan pilihan.

Optical Zoom

Sering disebut dengan “true zoom” atau “pembesaran yang sebenarnya. Kemampuan untuk melakukan hal ini biasanya ada pada kamera seperti DSLR, Mirrorless, atau kamera saku/compact camera (tidak semua) . Kamera smartphone tidak ada yang memiliki kemampuan optical zoom.

Mengapa?

Ciri dari kamera dengan kemampuan optical zoom adalah posisi lensanya bisa berubah-ubah, entah memanjang atau memendek. Lensa kamera smartphone tidak bisa berubah-ubah seperti ini.

Itulah mengapa lensa kamera dengan optical zoom biasanya menonjol dan agak panjang, mirip termos air karena lensanya membutuhkan ruang untuk berpindah tempat, yang tidak dimiliki oleh smartphone.

Keunggulan optical zoom adalah dalam posisi lensa yang manapun “kualitas (resolusi)” foto yang dihasilkan tetap sama. Bila Anda ingin mendapatkan foto berukuran 6000 x 4000 pixels atau 24 Mega Pixel (MP), baik dengan focal lensa 55 atau 110 mm pun hasilnya tetap 24 MP.

Digital Zoom

Sering disebut dengan “fake zoom” atau pembesaran imitasi. Hal ini karena yang dilakukan hanyalah editting pada pada file digitalnya saja, tidak berbeda dengan melakukan “cropping” pada komputer dan tetap memakai ukuran file yang sama.

Sebagai contoh, kalau menggunakan digital zoom, sebuah foto dengan ukuran 24 MP pada saat tidak memakai zoom, ketika dilakukan zoom secara digital 2X, hasilnya hanyalah 50%, yaitu 12 MP. Terjadi penurunan kualitas (resolusi) gambar.

Dengan kata lain, digital zoom sebenarnya bukan mendekatkan dengan obyek, tetapi memperbesar saja dan membuat seakan-akan menjadi lebih dekat.

Pada sebuah foto dengan resolusi besar seperti 24 MP, perubahan ini tidak terasa dan hasilnya seringkali masih dapat diterima. Tetapi, ketika ukurannya hanya 5-8 MP saja, penggunaan digital zoom bisa membuat foto menjadi tidak enak dilihat, “pecah” karena pixel-pixel pembentuk fotonya menjadi terlihat.

Sebagai contoh, kira-kira hasil sebuah digital zoom adalah seperti contoh di bawah ini :

Pengertian Digital Zoom dan Optical Zoom
Tanpa Digital Zoom
Pengertian Digital Zoom dan Optical Zoom
Dengan Digital Zoom

Apakah Digital Zoom buruk?

Tidak. Tidak sama sekali. Tentu saja banyak gunanya.

Tetapi, seringkali pembeli kamera kecewa melihat hasil dari sebuah kamera ketika menggunakan zoom. Mereka berharap bahwa kualitas resolusi foto yang dihasilkannya akan sama dengan saat tidak menggunakan zoom dan kecewa saat melihat hasilnya. Mereka tidak menyadari bahwa jenis zoom yang ada pada kameranya hanyalah digital zoom dan bukan optical zoom.

Memahami perbedaan antara kedua jenis zoom ini bisa menghindarkan dari kekecewaan seperti ini.

Dalam banyak hal, penggunaan digital zoom pun tetap bisa diterima. Apalagi dengan kamera digital atau smartphone dewasa ini yang memiliki resolusi di atas 10 MP.

(Baca juga : Memotret Bunga : Tidak Semudah Yang Dibayangkan)

Tips :

Saat membeli kamera, jangan hanya terfokus pada angka zoomnya saja. Biasanya penjual atau produsen akan menekankan pada angka-angka yang fantastis seperti 30X, 40X, dan lain sebagainya.

Mereka tidak berbohong. Pada dasarnya secara teknis, kalau sebuah kamera memiliki kemampuan digital zoom 8 kali dan optical zoom 5X, memang betul fotonya bisa menjadi terlihat 40 kali lebih besar. Tetapi, disini ada penurunan kualitas resolusi sebanyak 5 X pula.

Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan detail secara terpisah. Berapa optical zoom yang bisa dilakukan dan berapa digital zoom yang bisa ditanggung kamera? Lalu perhatikan besaran resolusi maksimumnya, apakah 24 MP, 16 MP.

Gallery for Pengertian Optical Zoom dan Digital Zoom : Jangan Tertipu!

Gravatar Image
Seorang blogger seorang pecinta fotografi, seorang ayah, seorang anak, seorang suami seorang tetangga.. Cuma orang biasa yang gemar melihat dunia dari viewfinder kameranya