Arti Kode A-MOUNT, E-MOUNT, Dan NEX Pada Kamera Sony

Setiap produsen kamera memiliki standar masing-masing yang kerap berbeda satu dengan yang lain. Salah satunya dalam hal dudukan lensa yang diterapkan pada kamera produksinya. Canon punya EF, EF-S, dan EF-M. Nikon dengan FX dan DX serinya.

Begitupun dengan raja baru kamera digital, Sony. Perusahaan teknologi yang dulu terkenal dengan berbagai produk elektroniknya juga merambah dan merajai dunia kamera dengan berbagai seri kamera DSLR dan Mirrorless.

Mereka pun memiliki standar dan kode yang berbeda dalam hal dudukan dimana lensa harus diletakkan. Mereka mengeluarkan A-MOUNT , E-MOUNT, dan NEX.

Perbedaan antara ketiganya adalah

A-MOUNT

Kode ini berarti kamera tersebut adalah kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) yang masih mempergunakan “cermin” (Mirror) di dalamnya. Tidak berbeda dengan berbagai seri DSLR keluaran produsen lainnya.

Sony mengadopsi sistem ini dari Minolta ketika kerjasama mereka bubar dan divisi kamera Minolta diakuisisi oleh Sony. Sistem inilah yang kemudian dipergunakan pada DSLR keluaran Sony sejak tahun 2006.

Contohnya adalah kamera Sony A100.

E-MOUNT

Kode E-Mount berarti bahwa kamera tersebut merupakan kamera Mirrorless, alias tanpa cermin.

Sony mengeluarkan kamera seri Mirrorlessnya yang pertama 4 tahun setelah kamera DSLR pertama mereka keluar. Dua kamera yang ditawarkan ke pasar menggunakan sistem E-Mount ini. keduanya adalah NEX-3 dan NEX-5.

Keluarnya seri kamera dengan E-Mount ini menunjukkan bahwa Sony semakin berfokus pada penjualan kamera Mirrorless dibandingkan DSLR.

NEX sendiri merupakan singkatan dari “The Next E-Mount eXperience” (Pengalaman berikut E-Mount)

Lensa yang memiliki dudukan A-mount bisa dipasang di kamera dengan E-Mount memakai adapter khusus.