Mengapa Mendapat LIKE di Media Sosial Bisa Menjadi Penting Bagi Penggemar Fotografi

Mengapa Mendapat LIKE di Media Sosial Penting Bagi Penggemar Fotografi?

60 views

Memang tidak seharusnya mendapat LIKE di media sosial menjadi alasan seseorang menggemari fotografi. Tidak salah kalaupun dilakukan, tetapi seharusnya ada alasan lain yang lebih dari itu.

Meskipun demikian, walaupun secara filosofis banyak pakar fotografi atau fotografer senior mengatakan tidak peduli terhadap berapa LIKE yang didapat, tetapi ternyata hal ini cukup penting juga bagi sebagian kalangan. Bukan karena kecanduan mendapatkan pengakuan dari netizen, tetapi karena beberapa hal berikut ini.

Mengapa Mendapatkan LIKE di Media Sosial Bisa Menjadi Penting ?

Tentunya, hal seperti ini tidak akan diperlukan oleh para fotografer senior yang sudah memiliki nama dan juga kemampuannya sudah diakui. Mereka mayoritas tidak lagi memerlukan hal-hal remeh seperti ini, tanpa itupun masyarakat sudah tahu kepiawaian mereka dalam memotret.

Yang memerlukan hal ini adalah kalangan “photography enthusiast” atau penggemar fotografi, terutama yang baru menekuni dan memulai langkah awal.

Ada beberapa efek dari mendapatkan LIKE di media sosial, seperti Facebook atau Instagram, yang bisa membantu perkembangan sebagai seorang fotografer.

mengapa mendapatkan like di sosial media bisa penting bagi fotografer

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri seseorang itu penting dalam berbagai hal, tanpa itu yang ada kita tidak akan percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Seorang fotografer atau penggemar fotografi pun termasuk di dalamnya.

Tidak bisa tidak.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan kepercayaan diri tersebut? Di dunia dimana internet sudah menjadi bagian kehidupan, media sosial adalah salah satu tempat dimana bisa mendapatkan itu.

Semakin banyak LIKE yang dikumpulkan dari sebuah foto yang dipajang di media sosial, tentunya akan menumbuhkan rasa percaya diri. Seseorang akan merasa bahwa “dunia” menyukai dirinya dan dengan begitu rasa percaya diri terhadap kemampuan akan tumbuh.

Mengetahui Apakah Hasil Karyanya Baik atau Tidak

Bagus atau tidak sebuah foto memang tidak bisa diukur dari sekedar icon like dari netizen.

Tetapi, hal itu setidaknya memberi gambaran bahwa masyarakat internet “menyukai” atau “tidak menyukai” sebuah karya. Jika, like yang didapat sedikit, hal itu bisa diasumsikan bahwa sebuah foto berarti tidak bisa mendapatkan perhatian khalayak. Tidak disukai.

Hal itu bisa menjadi sebuah awal untuk melakukan koreksi terhadap diri sendiri.

Mengapa foto itu tidak bisa menarik perhatian? Apakah karena tidak fokus? Apakah pemilihan obyeknya yang kurang pas? Apakah ide dasarnya kurang nendang?

Dan seterusnya.

Tari Barong dan Tari Keris Desa Kesiman Bali

Mengetahui Selera Pasar (Tes Pasar)

Jika seorang penggemar fotografi memiliki tujuan akhir bisa “menjual” jasa atau fotonya, banyaknya like yang didapat bisa menjadi tolok ukur tentang jenis foto yang mungkin “dibeli” oleh orang.

Jumlah like sendiri menunjukkan rasa “suka” yang bisa diartikan bahwa sebuah tema dari sebuah karya bisa diterima atau tidak. Bisakah menggugah orang lain untuk “membeli”

Promosi dan Pengakuan

Sebuah foto di media sosial yang mendapatkan like ribuan akan memancing orang lain untuk mengamati lebih dalam.

Hal ini bisa menjadi sebuah promosi tersendiri dan pada akhirnya seorang fotografer bisa mendapatkan pengakuan atas kemampuannya.


Tentunya hal-hal seperti ini tidaklah mutlak dan juga mendapatkan like di media sosial haruslah dianggap sebagai langkah awal dalam membangun diri seorang pemotret. Bukan tujuan akhir.

Oleh karena itu, LIKE di FB atau Instagram haruslah tidak dianggap berlebihan selain sebagai tolok ukur perkembangan kemampuan saja. Juga, jangan sampai kecanduan hingga memaksakan diri hanya untuk memuaskan ego dan melupakan tujuan awal menekuni fotografi.

Gallery for Mengapa Mendapat LIKE di Media Sosial Penting Bagi Penggemar Fotografi?

Gravatar Image
Seorang blogger seorang pecinta fotografi, seorang ayah, seorang anak, seorang suami seorang tetangga.. Cuma orang biasa yang gemar melihat dunia dari viewfinder kameranya