Hunting Foto Berkelompok, Banyak Manfaatnya Bagi Perkembangan Fotografer

Sejak meningkatnya kepopuleran fotografi di era digital ini, mudah sekali ditemui gerombolan orang menenteng kamera dan memotret apapun. Biasanya mereka akan berkunjung ke tempat-tempat populer atau tempat yang dikenal akan sejarah atau memiliki kehidupan yang dipandang menarik.

Kegiatan ini dikenal sebagai hunting foto berkelompok atau bersama-sama. Pelakunya biasanya berasal dari sebuah komunitas. Meskipun tidak jarang, kelompok-kelompok itu terbentuk bahkan dari orang yang belum saling mengenal, tetapi bersepakat untuk mencari obyek bagi kamera mereka.

Sering dilakukan secara spontan, bahkan bisa saja dimulai hanya karena beberapa orang bertemu secara tidak sengaja, tetapi saling memiliki kesamaan sama-sama menenteng kamera. Namun, ada juga kegiatan seperti ini yang dikoordinir oleh seseorang atau sebuah komunitas.

Peminat kegiatan seperti ini belakangan semakin banyak. Semua itu karena sifatnya yang terbuka. Pesertanya tidak pernah dibatasi oleh jenis kamera, usia, atau lama mereka menekuni fotografi. Selama mereka memang tertarik dan memiliki tujuan yang sama, sebuah kelompok akan segera terbentuk.

Banyak orang bertanya tentang alasan penggemar fotografi melakukan hal tersebut. Pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apa enaknya memotret secara berkelompok seperti itu? Bukankan memotret membutuhkan konsentrasi juga? Bukankah mencari obyek dalam satu kelompok justru akan membuat tidak fokus? Lalu, keuntungannya apa?”


Bukan sesuatu yang salah kalau ada yang bertanya seperti itu. Memang, memotret itu tidak beda dengan banyak hal lain yang membutuhkan perhatian dan konsentrasi saat melakukannya. Apalagi, saat memotret, si fotografer akan lumayan sibuk memikirkan banyak hal, seperti komposisi, arah cahaya, setting kamera, dan masih banyak lagi lainnya.

Namun, cukup banyak keuntungan dari hunting foto berkelompok seperti itu. Lumayan banyak manfaat yang bisa didapat dari seorang peserta, terutama bila ia masih pemula dalam bidang tersebut.

Keuntungan hunting foto berkelompok/Bersama-sama

Yang melihat mungkin hanya akan melihat segerombolan orang menenteng kamera, seperti sedang gagah-gagahan saja atau pamer. Namun, sebenarnya seperti juga ketika beberapa manusia berkumpul Bersama, disana pasti terjadi banyak interaksi dan komunikasi.

Dari sanalah banyak sekali keuntungan yang akan didapatkan seseorang, sebagai contoh

1/ Belajar fotografi tanpa mengeluarkan biaya

Tahu kan bahwa belajar memotret itu dalam kelas khusus harganya lumayan mahal. Angkanya bisa menembus jutaan rupiah per-level pelajaran. Semakin tinggi akan semakin besar rupiah yang harus dibayarkan.

Nah, dalam sebuah kelompok hunting foto Bersama, sudah umum di dalamnya akan terdapat transfer pengetahuan.

Mereka yang lebih berpengalaman dan berpengetahuan, umumnya tidak akan segan untuk memberikan penjelasan dan pengarahan kepada yang dianggap yunior. Penjelasannya sering lebih terperinci dibandingkan dalam kelas fotografi dan sering diikuti oleh pemberian contoh.

Jumlah pengetahuan yang ditransfer bisa sangat banyak karena para peserta biasanya lebih terbuka dalam berbagi.

Apalagi, kalau sang yunior dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik. Para senior biasanya akan lebih ramah dan mau membagikan pengetahuan yang mereka miliki.

Kalau sedang beruntung hubungan itu bisa terus berjalin selepas kegiatan. Yang beruntung bisa mendapatkan tutor dimana ia bisa meneruskan belajar.

2/ Network (jaringan)

Pernah membaca bahwa salah satu hal terpenting dalam dunia bisnis adalah tentang bagaimana membangun jaringan/network. Semakin banyak kenalan, semakin baik dan besar peluang untuk mencapai kesuksesan.

Yang seperti ini sesuai dengan prinsip bahwa tidak ada kesuksesan yang bisa dibangun sendirian. Di balik kesuksesan seseorang, basanya akan ada nama banyak orang yang berperan dalam menghasilkan kesuksesan tersebut.

Begitu juga dalam fotografi. Untuk sukses, seorang fotografer akan membutuhkan banyak orang lain, yang diketahui atau tidak berperan dalam kesuksesannya.

Tidak jarang saat hunting berkelompok, para fotografer berbagi job atau mengajak fotografer lain membentuk tim untuk menangani sebuah pekerjaan. Kalaupun saat itu belum ada, tidak sedikit order yang datang di kemudian hari dengan banyak alasan, seperti ia terlalu sibuk, maka orderan tersebut dilimpahkan ke orang lain.

Jika seorang peserta berhasil membangun relasi dengan banyak orang selama kegiatan, peluangnya mendapatkan job atau order pun sangat besar.

3/ Membangun rasa percaya diri

Hunting foto sendirian itu cukup menegangkan, terutama bagi mereka yang belum berpengalaman.

Pandangan dari obyek yang kebingungan karena kamera diarahkan ke mereka. Muka masam ketika tahu dirinya menjadi sasaran lensa. Petugas keamanan yang tidak ramah ketika melihat orang memotret.

Semua itu kerap dan bisa menghadirkan rasa takut, khawatir, dan malu dalam diri seseorang. Rasa-rasa itu akan menghambat perkembangannya karena ia bukan tidak mungkin membatalkan usaha untuk memotret.

Artinya, ia membatalkan untuk belajar.

Dengan berada dalam kelompok, tidak bedanya dengan geng motor, rasa malu itu menghilang karena ia tidak lagi menjadi individu, tetapi menjadi sebuah tim. Di mata obyek pun, keberadaan banyak orang membuat mereka lebih merasa leluasa.

Dalam hal ini, perlahan, dan jika seseorang terbiasa ikut hunting berkelompok, rasa percaya dirinya akan terbangun karena ia sudah belajar dari melihat langsung bagaimana mereka yang lebih senior mengatasi masalah-masalah di lapangan.

Pada akhirnya, ketika ia harus terjun sendirian, ia tidak akan lagi gagap dan gugup menghadapi situasi yang sama

4/ Bertukar alat/gear

Lensa kamera digital itu mahal. Butuh uang yang sangat banyak untuk memilikinya sendiri. Belum lagi, jenis lensa banyak sekali. Tidak mungkin seorang fotografer memngoleksi semua lensa.

Namun, seorang fotografer sebaiknya bisa mendapatkan pengalaman berbagai lensa yang berbeda. Dengan begitu, ia akan bisa membandingkan hasil, merasakan sendiri keleihan dan kekurangan dari sebuah lensa.

Nah, saat hunting berkelompok, karena situasi atau alasan apapun, banyak pesertanya menjadi akrab dengan peserta lain. Tidak jarang, mereka dengan suka rela memberikan kesempatan peserta lain untuk mencoba lensa, dan bahkan kamera yang mereka pakai.

Kesempatan yang berharga karena untuk menyewa lensa saja butuh ratusan ribu rupiah perhari. Mahal sekali kalau tujuannya sekedar untuk mengetahui kemampuan lensa tersebut.

Baca Juga

Foto Yang Sama Terlihat Berbeda di Perangkat Lain, Wajar Kok!

Foto Yang Sama Terlihat Berbeda di Perangkat Lain, Wajar Kok!

Pernahkah Anda mengalami kejadian ketika selesai memotret dengan smartphone iPhone, kemudian langsung membagikannya kepada teman, yang memakai Xiaomi, melalui Whatsapp? Lalu, teman tersebut mengatakan, “Kok…

Belajar Memotret : Butuh Kesabaran dan Konsistensi

Belajar Memotret Butuh Kesabaran dan Konsistensi

Belajar memotret, sebenarnya, setidaknya menurut saya, bukanlah sesuatu yang njlimet atau rumit. Namun, banyak orang mengatakan kebalikannya. Memotret atau fotografi kerap dipandang sebagai dunia yang…

5/ Menambah motivasi

Menggeluti dunia fotografi berarti harus Bersiap untuk menempuh perjalanan yang panjang. Jangan pernah berharap akan singkat.

Perjalanan yang panjang sudah umum identik dengan kebosanan. Setidaknya rasa bosan dan putus asa sangat mungkin hadir karena berbagai sebab, seperti job yang tidak kunjung datang, atau foto terasa tetap jelek terus. Kehilangan motivasi juga kerap menjadi salah satu sebab orang bosan.

Dalam hunting berkelompok, biasanya banyak sekali terjadi sharing pengalaman. Umumnya yang senior akan berbagi cerita tentang jatuh bangunnya sebagai fotografer. Mereka pun tidak jarang memberikan solusi dan motivasi kepada peserta lainnya.

Hal-hal seperti ini sesuatu yang berharga. Mendengar langsung cerita perjuangan seseorang akan lebih membangkitkan motivasi dari pada membaca ribuan tulisan terkait fotografi. Jika ditambahkan dengan dorongan semangat dari para senior, rasa suram bin muram karena kegagalan akan menipis dengan sendirinya.

Para peserta juga umumnya akan terbawa suasana gembira dan senang setelah kegiatan. Selama beberapa waktu kenangan saat berada dalam kelompok tersebut akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari dan semangat untuk terus berkarya juga bertambah.

Iya kan? Coba saja Anda berekreasi Bersama teman-teman. Bila suasananya menyenangkan, Anda akan sulit berhenti bercerita tentang pengalaman tersebut kepada orang lain.

Begitu juga saat berburu momen Bersama a la fotografer.


Bagi yang tidak mengalaminya sendiri, tentu saja akan sulit membayangkan dan mengerti. Namun, melakukan kegiatan berkelompok, dalam bidang apapun, selalu menyediakan manfaat bagi pesertanya.

Dalam fotografi pun demikian. hunting foto bersama-sama adalah salah satu proses sosialisasi yang menghadirkan manfaat bagi pesertanya.

Jika tidak percaya, karena mungkin Anda tidak menekuni fotografi, coba saja bergabung dengan orang-orang yang memiliki hobi sama dengan Anda. Bisakah Anda mengatakan bahwa melakukan hal Bersama-sama seperti itu tidak memberikan manfaat?

Rasanya sih tidak. Anda akan seperti saya yang menulis tentang berbagai manfaat hunting foto berkelompok, dengan judul yang berbeda menyesuaikan dengan hobi yang Anda jalani.

Iya kan?

Leave a Comment