Membiasakan Memotret Setiap Hari Membantu Mengembangkan Skill

Saya termasuk orang yang percaya pada pepatah, “Practice makes perfect” atau dengan kata lain latihan akan membantu perkembangan (dalam satu bidang). Termasuk dalam hal memotret, saya percaya jika kita terus berlatih, pasti akan ada perbaikan dan perkembangan skill kita memotret.

Itu berdasarkan pengalaman saya belajar memotret secara otodidak.

Oleh karena itu lah, saya membiasakan diri untuk memotret setiap hari. Meskipun tidak ada si Canon 700D di tangan, kegiatan itu tidak pernah lepas dari keseharian.

Kok bisa? Ya bisa karena di tangan hampir setiap orang di dunia sekarang ada setidaknya sebuah kamera, iya kan? Kalau lupa, coba lihat di smartphone atau ponsel di tangan Anda, pasti ada menu “camera“.

Tentu saja, umumnya kamera smartphone memiliki banyak kelemahan dibandingkan DSLR atau Mirrorless. Namun, kamera tetap kamera dan bisa dipergunakan untuk memotret

Toh dengan menggunakan kamera seadanya, kita tetap bisa melatih beberapa hal penting dalam fotografi, seperti

  • memperdalam pemahaman tentang komposisi foto, seperti rule of thirds dan lainnya
  • mempelajari pemanfaatan ruang negatif dalam foto
  • mencoba menguasai konsep segitiga exposure karena smartphone zaman sekarang punya mode manual untuk mengubah ISO, Shutter Speed, atau Aperture

Jadi, dengan kamera seperti inilah saya berusaha untuk memotret setiap hari, dimanapun, selama memungkinkan saya mencoba melatih diri dengan mencoba mempraktekkan teori yang pernah dipelajari. Padahal, saya hanya berbekal OPPO A3s, handphone jadul dengan kamera yang jelek sebenarnya.

Hasilnya, sering tidak memuaskan, tetapi secara perlahan, perkembangan dan perbaikan skill tetap terlihat.

Perempatan Jalan Wahid Hasyim Jakarta

Apa yang menjadi obyek? Segala sesuatu yang menurut saya menarik. Mulai dari sekedar kendaraan di jalan, kehidupan orang-orang, sampai tugu atau monumen saja saya jadikan obyek. Saya tidak memilih karena yang terpenting adalah saya bisa berlatih dan memotret. Itu saja.

Kalaupun nanti hasilnya tidak mendapat pujian, bukan juga sebuah masalah. Inti dari kegiatan yang satu ini adalah memastikan saya bisa melatih diri dan terus terikat dengan fotografi. Sesuatu yang saya yakin pada akhirnya akan membantu perkembangan diri sendiri sebagai seorang juru foto.

Ojeg Sepeda Jalan Mangga Dua Raya

Bagaimanapun, fotografi tidak berbeda dengan bidang lainnya. Prinsip semakin sering dilakukan, semakin terasah insting dan skillnya, semakin jarang kita melakukan, semakin tergerus kemampuan yang ada.

Lagi pula, kegiatan tambahan di luar rutinitas harian pergi ke kantor memberikan tambahan suasana baru agar kehidupan tidak terasa begitu monoton.

Bagaimana dengan Anda? Apa sudah punya kebiasaan memotret setiap hari?

Leave a Comment