Membuat Foto Yang Sederhana Tidak Rumit? Kata Siapa?

Sesuatu yang rumit biasanya lebih susah dikerjakan dibandingkan sesuatu yang sederhana. Sayangnya, sepertinya hal itu tidak berlaku dalam dunia fotografi. Justru sebaliknya, membuat foto yang sederhana itu yang susah sekali dikerjakan.

Prinsip dasar dalam fotografi, meski tidak mutlak, adalah KISS (Keep It Simple Stupid – Tetap sederhana, Bodoh!).  Kenapa begitu? Jawabnya, karena sebuah foto yang enak dilihat, biasanya akan memiliki komposisi yang tidak ruwet dan rumit. Sederhana. Satu ide, satu cerita, satu obyek. Semua serba satu.

Dan, mudahkah melakukan hal itu?

Kenyataannya tidak mudah sama sekali, apalagi kalau genre yang dipilih adalah genre fotografer tidak berduit untuk nyewa model, fotografi jalanan. Tetapi semua genre juga akan menemukan fakta ini, membuat foto yang sederhana itu, justru tidak mudah.

Membuat Foto Yang Sederhana Tidak Semudah Yang Dibayangkan B
Kredit Foto ; Arya Fatin krisnansyah

Dimulai dari pemilihan obyek. Bukan karena terlalu sedikit, tetapi justru karena banyaknya. Tetapi, karena hanya bisa ada satu subyek dalam foto, berarti seorang fotografer harus bisa memilah dan menjatuhkan pilihan pada obyek yang “tepat”.

Langkah selanjutnya, memilah dan membuat sang calon obyek kamera terpisah. Bisa dengan menunggu sampai sang sasaran sendirian, atau dengan menggunakan teknik memotret, seperti bokeh untuk “membuat” yang tidak perlu dilihat menjadi tidak terlihat.

Saat bersamaan, seorang fotografer jalanan, haruslah memperhitungkan timing karena ia tidak bisa mengatur sang obyek agar tetap diam dan berpose untuk kamera. Terlambat sedikit, ya lewatlah momen itu.

Membuat Foto Yang Sederhana Tidak Semudah Yang Dibayangkan C

Itulah mengapa setiap mereka yang menggeluti fotografi jalanan diharapkan untuk sesering mungkin nyetrit. Dengan begitu diharapkan kepekaan terhadap situasi di jalanan akan terasah. Kemampuan berpikir dan bereaksi dengan cepat juga semakin ditingkatkan.

Tidak sederhana bukan.

Padahal, yang ingin dihasilkan hanyalah sebuah foto yang sederhana saja. Tetapi, ternyata langkah-langkah kesana justru membuatnya menjadi rumit dan tidak sederhana sama sekali.