Merk Kamera Terbaik di dunia

Yang Mana Merk Kamera Terbaik? Canon, Nikon, Pentax, Olympus, Leica, atau Yang Lain?

1,100 views

Jika, hanya jika Anda menanyakan pertanyaan ini, “Yang mana merk kamera? Canon, Nikon, Olympus, Pentax, atau leica?”, maka izinkan saya untuk menduga bahwa Anda benar-benar pendatang baru dalam dunia fotogafi.

Tebakan ini sepertinya ngawur, tetapi rasanya persentase kemungkinan benarnya mencapai 99%. Hanya kalau Tuhan berkehendak, maka hasilnya bisa berbeda.

Heran bukan? Mengapa saya bisa seperti memastikan hal seperti itu. Padahal jelas saya tidak kenal pada Anda. Bahkan, mungkin Anda sampai ke artikel ini pun karena tidak sengaja. Bagaimana bisa lahir dugaan tersebut?

Karena, pertanyaan itu memang sebuah pertanyaan umum yang diajukan oleh banyak orang di saat mereka ingin lebih serius lagi menekuni dunia fotografi. Penanya biasanya sedang mencari kamera “serius” pertamanya dan masih bingung menentukan kamera apa yang terbaik bagi dirinya.

Biasanya hal yang paling sering dibingungkan adalah merk kamera yang bisa memberikan hasil “memuaskan”. Itulah mengapa banyak pertanyaan itu timbul dan diajukan.

Wajar saja.

Siapapun ingin mendapatkan hasil maksimal dari uang yang akan mereka belanjakan. Dalam hal ini pun, niatnya ingin mencari informasi, merk kamera apa yang mungkin bisa “memuaskan” kebutuhannya.

Bukan kah begitu?

Jadi, kira-kira mana yang merupakan merk kamera terbaik? Kamera keluaran produsen mana yang memiliki peluang paling besar untuk menghasilkan foto yang bagus, indah, dan menarik.

Merk Kamera Terbaik

TIDAK ADA!

Iya, tidak ada merk kamera terbaik.

Kalau Anda mencarinya dan berharap ada yang bisa memastikan ada satu merk tertentu yang secara aklamasi diakui memiliki kelebihan mutlak di atas merk-merk lainnya, berarti sisi pandang yang diambil salah. Tidak pernah ada merk kamera yang pasti lebih baik dibandingkan dengan merk kamera lainnya.

Anda tidak akan menemukannya.

Berapa pun komunitas fotografi yang Anda masuki, atau bahkan jika Anda bertanya pada ribuan fotografer, maka jawabannya tidak akan pernah ditemukan. Yang ada hanya lah kepusingan karena variasi informasi yang diterima akan sangat beragam.

Ada beberapa alasan mengapa menentukan merk kamera terbaik itu tidak mungkin dilakukan dalam fotografi, seperti :

Fotografi bukanlah hanya tentang kamera

Tujuan mencari merk terbaik pada akhirnya adalah untuk memenuhi keinginan agar foto-foto yang dihasilkan menjadi bagus, indah, dan menarik. Persis kayak karya-karya fotografer terkenal.

Kenyataannya, yang membuat sebuah foto menjadi enak untuk dilihat bukanlah kameranya, tetapi orang yang berada di belakang kameranya yang menentukan.

Skill, teknik, sisi pandang, ide, kreatifitas, memiliki peran sangat penting dalam menghasilkan rekaman momen yang bisa mengundang decak kagum.

Bukan kameranya. Bahkan jarang sekali orang menanyakan jenis kamera yang dipakai. Selama fotonya memang indah dan menarik darimana foto itu keluar tidak akan menjadi masalah.

Setiap merk punya berbagai kelas

Canon punya kelas pemula, medium, dan pro. Begitu pula Nikon dan Fujifilm. Olympus juga tidak berbeda.

Membandingkan Canon 1200D, yang merupakan kelas pemula, dengan Nikon D7200 adalah kesia-sia-an. Yang pertama dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat umum dengan budget terbatas dan dengan fitur, sensor atau prosesor yang jelas lebih rendah kemampuannya kemudian harus dibandingkan dengan kelas yang lebih tinggi.

Bila kemudian Nikon dianggap sebagai merk yang lebih baik dibandingkan dengan Canon, maka yang ada adalah kesalahan. Canon memiliki kelas yang setingkat dengan Nikon D7200.

Teknologi kamera terus berkembang

Tentu saja. Teknologi akan mengikuti perkembangan hidup manusia. Tidak statis.

Kamera yang dianggap terbaik di tahun 1970-an saat ini dianggap kuno sekali dan jarang sekali orang yang mau mempergunakan.

Begitu juga dengan kamera yang dianggap terbaik di masa kini, 2-3 tahun mendatang, bisa jadi sudah bukan lagi yang paling baik.

Apalagi setiap produsen akan terus berlomba mengeluarkan inovasi baru untuk memacu penjualan. Mau tidak mau kata “terbaik” akan terus bergeser dengan cepat.

Selera manusia berbeda

Ada yang suka warna lembut ala Fujifilm. Ada yang suka warna cerah dan berani ala Nikon. Ada juga yang ingin terlihat keren dengan memakai Leica.

Masing-masing akan menilai dari sisi masing-masing, sesuai dengan seleranya. Oleh karena itu tidak akan heran kalau ada yang mengatakan Canon sebagai merk kamera terbaik, ada juga yang Nikon, ada juga yang Leica, dan seterusnya.

Tidak bisa sama.

Setiap Merk Kamera punya kelebihan dan kekurangan

Ada manusia yang sempurna di dunia ini? Tidak ada. Lalu, bagaimana bisa mengharapkan bahwa buatan manusia menjadi sempurna?

Jawabannya tidak ada.

Setiap kamera akan mewarisi sifat manusia yang penuh kekurangan dan keterbatasan.

Setiap produsen tidak mengincar untuk menjual kepada semua orang dan mereka secara spesifik ditentukan untuk mengincar target pasar tertentu. Artinya, kamera yang dihasilkan tidak akan pernah bisa sempurna dan memenuhi kemauan semua orang.

Merk Kamera Terbaik

Tidak ada gunanya menanyakan tentang merk kamera terbaik untuk dibeli. Hal tersebut hanyalah membuang waktu dan tidak bermanfaat apa-apa, selain bahwa kita tidak tahu tentang apa itu fotografi sebenarnya.

Banyak sekali karya foto yang bisa memukau banyak orang padahal dihasilkan hanya dengan menggunakan kamera smartphone Xiaomi atau Lenovo saja. Karena pada dasarnya fotografi bukanlah sekedar tentang kamera saja.

Oleh karena itu, saya sarankan, jika Anda ingin menemukan merk kamera terbaik untuk Anda, tidak perlu bertanya kepada orang lain. Yang perlu Anda tanyakan adalah apa yang Anda inginkan.

Tanyakan beberapa hal ini pada diri Anda :

  1. Berapa budget atau dana yang Anda miliki? Sesuaikan kebutuhan dan keinginan dengan dana yang tersedia.
  2. Coba lihat foto-foto yang dipajang di komunitas fotografi dan merk kamera yang dipergunakan. Mayoritas akan mencantumkan bahkan jenis yang dipakai. Lihat mana hasil foto yang sesuai dengan selera dan merknya.
  3. Beli merk yang Anda sukai

Tidak perlu terlalu banyak berpikir tentang merk terbaik. Setelah membeli merk apapun, Anda tetap akan memiliki peluang untuk menghasilkan foto yang baik.

Fotografi mirip dengan perkawinan. Langgeng atau tidaknya ditentukan bukan pada saat sebelum menikah, tetapi apa yang dilakukan setelah menikah.

Begitu juga dengan fotografi. Bagus, indah, atau menarik tidaknya foto yang dihasilkan, adalah tentang ketekunan kita belajar, belajar, dan terus belajar tentang bagaimana menghasilkan foto yang baik.

Bukan merk kameranya yang menentukan.

Gallery for Yang Mana Merk Kamera Terbaik? Canon, Nikon, Pentax, Olympus, Leica, atau Yang Lain?